Featured

SELAMAT DATANG DI BLOG YANG SEDERHANA INI.
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

0 Kisah Nenek Pemungut Daun

Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka. Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan salat Zhuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yang berceceran di halaman masjid.

Selembar demi selembar dikaisnya. Tidak satu lembar pun ia lewatkan. Tentu saja agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu. Padahal matahari Madura di siang hari sungguh menyengat. Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya. Banyak pengunjung masjid jatuh iba kepadanya.

Pada suatu hari Takmir masjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang. Pada hari itu, ia datang dan langsung masuk masjid. Usai salat, ketika ia ingin melakukan pekerjaan rutinnya, ia terkejut. Tidak ada satu pun daun terserak di situ. Ia kembali lagi ke masjid dan menangis dengan keras. Ia mempertanyakan mengapa daun-daun itu sudah disapukan sebelum kedatangannya. Orang-orang menjelaskan bahwa mereka kasihan kepadanya. “Jika kalian kasihan kepadaku,” kata nenek itu, “Berikan kesempatan kepadaku untuk membersihkannya.”

Singkat cerita, nenek itu dibiarkan mengumpulkan dedaunan itu seperti biasa. Seorang kiai terhormat diminta untuk menanyakan kepada perempuan itu mengapa ia begitu bersemangat membersihkan dedaunan itu. Perempuan tua itu mau menjelaskan sebabnya dengan dua syarat, pertama, hanya Kiai yang mendengarkan rahasianya, kedua, rahasia itu tidak boleh disebarkan ketika ia masih hidup. Sekarang ia sudah meniggal dunia, dan Anda dapat mendengarkan rahasia itu.

“Saya ini perempuan bodoh, pak Kiai,” tuturnya. “Saya tahu amal-amal saya yang kecil itu mungkin juga tidak benar saya jalankan. Saya tidak mungkin selamat pada hari akhir tanpa syafaat  Nabi Muhammad SAW. Setiap kali saya mengambil selembar daun, saya ucapkan satu shalawat kepada Rasulullah. Kelak jika saya mati, saya ingin Nabi menjemput saya. Biarlah semua daun itu bersaksi bahwa saya membacakan shalawat kepadanya.”

Perempuan tua dari kampung itu bukan saja mengungkapkan cinta Rasul dalam bentuknya yang tulus. Ia juga menunjukkan kerendahan hati, kehinaan diri, dan keterbatasan amal dihadapan Allah swt. Lebih dari itu, ia juga memiliki kesadaran spiritual yang luhur. Ia tidak dapat mengandalkan amalnya. Ia sangat bergantung pada rahmat Allah. Dan siapa lagi yang menjadi rahmat semua alam selain Rasulullah saw.

sumber: http://www.2lisan.com/tulisan/kisah2/kisah-nenek-pemungut-daun/
Read more

0 KISAH KOIN PENYOK

Alkisah, seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya sandang dan pangan.

Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.

Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya
terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya.
“Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok,” gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank.

“Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya kekolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar.

Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini. Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata
pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu.
Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu.
Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya. Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.

Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.

Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, “Apa yang terjadi? Engkau baik saja kan? Apa yang diambil oleh perampok tadi?”

Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.

Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?

Sebaliknya, sewajarnya kita bersyukur atas segala karunia hidup yang telah Tuhan berikan pada kita, karena ketika datang dan pergi kita tidak membawa apa-apa
.
 
sumber: http://kata2-hikmah-ofa.blogspot.com/2011/03/kisah-koin-penyok.html
Read more

0 Motivation In The School

-=[[Life is Full of Choices]]=-
Hidup itu memang penuh dengan pilihan. Namun tiap pilihan akan melahirkan konsekuensi. Sebagai contoh, beliau (Pak Kartiko) menanyakan mengapa kami semua memilih Wearnes. Pada umumnya, main reason atau alasan utama kami memilih Wearnes adalah karena kami ingin cepat bekerja. Sebuah pilihan itu bernilai benar atau salah tergantung pada bagaimana cara kita memperjuangkan pilihan kita. Berani memilih berarti harus berani memperjuangkan pilihannya, agar pilihan itu tidak menjadi pilihan yang salah, dan akhirnya mendapatkan hasil yang memuaskan.

Contoh orang-orang yang berhasil memperjuangkan pilihannya :
>>> Ir. Soekarno
Beliau memilih untuk tidak mau bekerja sama dengan pihak penjajah dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hasilnya, Beliau berhasil membuat Indonesia bersatu dan merdeka hingga sekarang kita-lah yang merasakan hasil perjuangan Beliau. Itu berarti pilihan Beliau untuk tidak bekerja sama dengan pihak penjajah benar.
>>> Bill Gates
Bill muda sempat di Drop Out dari kampusnya,Harvard University pada semester 4 karena dia tidak mampu membayar biaya kuliahnya. Bill memutuskan untuk bekerja dan mencari uang yang banyak untuk membahagiakan orang tuanya. Setelah memutuskan untuk bekerja dan mengembangkan bidang Teknologi Informasi dan membangun Perusahaan Microsoft hingga akhirnya sempat dinobatkan menjadi orang terkaya di dunia selama 13 tahun berturut-turut,Bill Gates bisa membuktikan bahwa pilihan yang disertai ketekunan akan berbuah manis.
>>> Barrack Obama
Dialah “Elect President” alias presiden terpilih pemenang pemilu Amerika Serikat dan menjadi sejarah baru di Amerika karena dia bisa menjadi Presiden Amerika pertama yang berkulit hitam. Saat pertama kali memutuskan untuk terjun ke dunia politik, Obama sempat dicemooh, dihina hingga sempat pula hampir dibunuh oleh orang suruhan pihak-pihak yang tidak menyukainya. Namun Obama membuktikan bahwa dia membuat pilihan yang benar dan berhasil memperjuangkan pilihannya.
>>> Linus Torvalds
Linus adalah pencipta program sistem operasi LINUX Ubuntu yang sekarang menjadi ancaman terbesar bagi perusahaan raksasa Microsoft. Linus yang berkebangsaan Finlandia menciptakan sistem operasi baru yang tidak perlu membayar untuk download atau pun lisensi. Walaupun demikian, Linux masih memiliki banyak kekurangan dibanding Microsoft sehingga masih perlu banyak penyempurnaan. Dan Linux masih akan berkembang dengan pesat.




Modal untuk bisa memperjuangkan pilihan dan berhasil adalah :

=>>Semangat
Di setiap masalah selalu ada jalan keluar. Jadi jangan pernah patah semangat dan tetaplah semangat. Semangatlah yang bisa membuat orang tetap survive menjalani hidup walau ada banyak masalah dan rintangan yang menghadang.

=>>Ciri khas
Jadilah orang yang mempunyai ciri khas. Dengan begitu, orang akan lebih mudah untuk mengenali kita dan lebih menghargai apa yang kita kerjakan. Contoh saja Tari Pendet. Semua orang bahkan di luar negeri sekalipun orang pasti tahu bahwa Tari Pendet berasal dari Indonesia. Itu yang dimaksud dengan ciri khas. Maka punyalah ciri khas.
Seperti kata pepatah,

Create Like a God (Berkreasilah seperti Tuhan).
Command Like a King (Berilah perintah seperti raja).
Work Like a Slave (Bekerjalah seperti buruh).

Maksud dari peribahasa diatas ialah berkreasi tanpa batas. Dunia dibangun dari mimpi, maka punyalah mimpi. Motivasilah diri untuk mengejar impian, dan buatlah dirimu bekerja keras hingga mimpimu terwujud.

=>>Detail (ketelitian)
Teliti sangat penting dalam belajar dan bekerja. Maka telitilah dalam mengerjakan apa pun dalam hidup ini.

=>>Teknologi dan Koreksi Diri
Teknologi selalu berkembang. Teknologi juga dibutuhkan dalam setiap aspek kehidupan. Maka pelajarilah dan terapkan kemajuan teknologi dalam hidup. Koreksi diri sangat diperlukan agar kita selalu mau mempelajari banyak hal-hal baru dalam teknologi yang berkembang pesat.

=>>Race against time
Hidup berpacu dengan waktu. Waktu yang sudah lewat tidak mungkin akan kembali. Sehingga manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk kegiatan yang berguna.

=>>Enjoy
Berat atau mudahnya suatu hal yang kita kerjakan tidak akan berhasil kita kerjakan dengan baik jika kita tidak menikmatinya. Enjoy saja dengan semua, nikmati hidupmu, pekerjaanmu, masalahmu, maka semua akan berhasil kamu lalui dengan baik tanpa tekanan atau beban. Dengan enjoy, maka kita akan terhindar dari stres atau perasaan tertekan yang berlebihan.

=>>Think
Seperti kata pepatah, “Man could become anything just like what they think”.
Sehingga berpikirlah dengan positif maka akan kamu akan dapatkan hasil yang terbaik. Jika kamu berpikir kamu bisa, maka kamu pasti bisa melakukannya. Namun jika kamu berpikir kamu tidak bisa, maka kamu tidak akan bisa melakukan apa pun.

>>Inovasi
Cobalah melakukan sesuatu yang baru. Jangan meniru orang lain tapi buatlah hal baru agar lebih mudah dikenal orang lain dan lebih bisa berkembang. Inovasi akan memperkaya diri sendiri dengan ilmu dan kekreatif.

=>>Be a Leader
Jadilah yang terdepan. Dengan begitu, maka segala sesuatu jadi lebih mudah. Karena orang yang siap menjadi pemimpin terbukti lebih maju dibanding orang lain.
=>>Open Your eyes
Maksudnya adalah pandai membaca peluang. Karena di zaman serba sulit seperti sekarang, dengan pandai membaca peluang, kita tidak akan tersisih dari dunia kerja.

=>>Don’t stop to dreaming
Mimpi adalah awal dari semua keajaiban yang ada di bumi. Sehingga jangan pernah berhenti bermimpi.

=>>Percaya pada naluri
Semua hal besar dimulai dari hal yang kecil. Jadi jangan menyerah saat gagal dengan hal yang kecil, saat naluri berkata terus, teruskanlah.

Being STUPBORN is a part of success receipt

Resep sukses yang lain adalah :
*) Don’t give up easily
*) The more you learn, The more you realize,How much you don’t know
*) Use internet, because internet as Source of Knowledge.
*) Colour your partner to become your pal.
*) Dramaticaly carrieng adapticaliy.
*) Change and commitment.
*) Hardworker
*) No pain, no gain
*) Compromise.
*) Be Proud and Be Brave
*) Finished everything which you started



Bahaya terbesar dalam hidup kita bukanlah kita tidak bisa menjangkau impian yang tinggi tapi berbahaya jika kita hanya bisa menjangkau impian yang biasa-biasa saja.
Read more

0 Melatih Berfikir Positif Dalam Menjalani Hidup

Semua orang yang berusaha meningkatkan diri dan ilmu pengetahuannya pasti tahu bahwa hidup akan lebih mudah dijalani bila kita selalu berpikir positif. Tapi, bagaimana melatih diri supaya pikiran positiflah yang 'beredar' di kepala kita, tak banyak yang tahu. Oleh karena itu, sebaiknya kita kenali saja dulu ciri-ciri orang yang berpikir positif dan mulai mencoba meniru jalan pikirannya.


1. Melihat masalah sebagai tantangan
Bandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat dan bikin hidupnya jadi paling sengsara sedunia.

2. Menikmati hidupnya
Pemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati, meski tak berarti ia tak berusaha untuk mencapai hidup yang lebih baik.

3. Pikiran terbuka untuk menerima saran dan ide
Karena dengan begitu, boleh jadi ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu lebih baik.

4. Mengenyahkan pikiran negatif segera setelah pikiran itu terlintas di benak
'Memelihara' pikiran negatif lama-lama bisa diibaratkan membangunkan singa tidur. Sebetulnya tidak apa-apa, ternyata malah bisa menimbulkan masalah.

5. Mensyukuri apa yang dimilikinya
Dan bukannya berkeluh-kesah tentang apa-apa yang tidak dipunyainya

6. Tidak mendengarkan gosip yang tak menentu
Sudah pasti, gosip berkawan baik dengan pikiran negatif. Karena itu, mendengarkan omongan yang tak ada juntrungnya adalah perilaku yang dijauhi si pemikir positif.

7. Tidak bikin alasan, tapi langsung bikin tindakan
Pernah dengar pelesetan NATO (No Action, Talk Only), kan? Nah, mereka ini jelas bukan penganutnya.

8. Menggunakan bahasa positif
Maksudnya, kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme, seperti "Masalah itu pasti akan terselesaikan," dan "Dia memang berbakat."

9. Menggunakan bahasa tubuh yang positif
Di antaranya adalah senyum, berjalan dengan langkah tegap, dan gerakan tangan yang ekspresif, atau anggukan. Mereka juga berbicara dengan intonasi yang bersahabat, antusias, dan 'hidup'.

10. Peduli pada citra diri
Itu sebabnya, mereka berusaha tampil baik. Bukan hanya di luar, tapi juga di dalam.

YupZ........ itu sedikit tips dari aku untuk melatih diri k ita untuk selalu berjalan ke arah yang positif... mogya bermanfaat yaw. . . . . .

Good Luck
Read more

0 Uang Bukanlah Segalanya

Uang Bukanlah Segalanya, Tapi segalanya butuh uang. Memang uang penting dalam kehidupan, tanpa alat tukar ini kita tidak mukin bisa memenuhi kebutuhan hidup. Dengan uang seseorang bisa membeli apa saja yang dia inginkan. Tetapi seberapapun pentingnya uang, masih ada yang tidak bisa dibeli dengan uang.
  1. Waktu
    Uang tidak akan bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, maka waktu 24jam tersebut akan hilang dan tidak akan mukin akan kembali lagi. Karena itu gunakan setiap kesempatan untuk berbuat yang terbaik.

  2. Kebahagiaan
    Inilah kenyataannya. Uang memang bisa membuat anda merasa senang karena bisa membeli apa yang kamu mau dan bisa membiayai liburan yang paling mewah sekali pin, Tapi uang tidak bisa menghadirkan secerah kebahagiaan dari dalam lubuk hati kita.

  3. Kebahagiaan Seorang Anak
    Walau bisa memenuhi apapun yang diminta oleh seorang anaknya, Tapi kita tidak bisa menggunakan uang untuk memberi rasa aman, tanggung jawab, sikap yang baik serta kepandaian pada anak anda. Hal ini merupakan buah dari waktu dan perhatian yang anda curahkan untuk mereka dan hal – hal baik yang anda ajarkan. Uang memang membantu kita memenuhi aspek pengasuhan, tapi waktu telah membuktikan bahwa kebutuhan dasar tiap anak adalah berapa banyak waktu yang diberikan orangtuanya, bukan orangnya.

  4. Cinta
    Cinta tidak bisa dibeli dengan uang, akuilah hal ini benar. Memang dengan uang kita bisa membuat orang tertarik, tapi cinta berasal dari rasa saling menghargai, perhatian, berbagi pengalaman dan kesempatan untuk berkembang bersama. Itu sebabnya banyak pasangan yang menikah karena uang, tak bertahan lama.

  5. Penerimaan
    Untuk diterima oleh lingkungan pergaulan, Anda tak butuh uang. Bila Anda ingin diterima, fokuskan energi Anda untuk membuat diri Anda berharga bagi lingkungan sekitar dengan menjadi teman dalam suka dan duka.

  6. Kesehatan
    Kita butuh uang untuk mengongkosi biaya perawatan dan membeli obat, tapi uang tak bisa menggantikan kesehatan yang hilang. Itu sebabnya pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati sebaiknya kita terapkan. Mulailah berolahraga, berhenti merokok, dan banyak hal lain yang pasti sudah Anda tahu.

  7. Kesuksesan
    Beberapa orang memang ada yang mencapai kesuksesan dengan menyuap, tapi ini adalah pengecualian. Kesuksesan hanya berasal dari kerja keras, kemauan, dan sedikit kemujuran. Ada aspek kecil dari usaha menuju sukses yang bisa didapatkan dengan uang, misalnya mengikuti pelatihan atau membeli peralatan, tapi sukses lebih banyak berasal dari usaha yang Anda lakukan sendiri.

  8. Bakat
    Kita dilahirkan dengan bakat tertentu. Dengan uang, yang bisa kita lakukan adalah mengasah bakat tersebut, misalnya belajar musik. Namun para ahli mengatakan, untuk menjadi ahli di bidangnya, kita membutuhkan bakat.

  9. Sikap yang baik
    Banyak orang yang kaya raya tapi sikapnya kasar dan ucapannya sinis. Tak sedikit orang sederhana yang tutur katanya sopan dan menunjukkan rasa hormat pada orang lain. Jadi, jumlah uang yang dimiliki bukan penentu sikap seseorang.

  10. Kedamaian
    Bila uang bisa membeli kedamaian, barangkali kita tak lagi mendengar tentang perang. Justru yang sering terjadi sebaliknya, uang lah yang menjadi sumber pertikaian dan permusuhan.
Read more

0 6 (Enam) Pertanyaan Imam al-Ghazali


Suatu ketika Imam al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya. Beliau memberi 6 (Enam) Pertanyaan yang sangat membingungkan para muridnya. apakah pertanyaan itu ??

pertanyaan Pertama, "Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?. "

Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam al-Ghazali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "Mati". Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (QS. Ali Imran 185)

Lalu Imam al-Ghazali meneruskan pertanyaan yang kedua. "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?".

Murid-muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Imam al-Ghazali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah "MASA LALU."

Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Lalu Imam al-Ghazali melanjutkan dengan pertanyaan yang ketiga. "Apa yang paling besar di dunia ini?".

Murid-muridnya ada yang menjawab gunung, bumi, dan matahari. Semua jawaban itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "Nafsu" (QS. Al- a'araf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.

Pertanyaan keempat adalah, "Apa yang paling berat di dunia ini?".

Ada yang menjawab baja, besi, dan gajah. Semua jawaban sampean benar, kata Imam Ghozali, tapi yang paling berat adalah "memegang AMANAH" (QS. Al Ahzab 72). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak bisa memegang amanahnya.

Pertanyaan yang kelima adalah, "Apa yang paling ringan di dunia ini?".

Ada yang menjawab kapas, angin, debu, dan daun-daunan. Semua itu benar kata Imam al-Ghazali. Namun menurut beliau yang paling ringan di dunia ini adalah "meninggalkan SHALAT". Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan shalat, gara-gara meeting kita juga tinggalkan shalat.

Lantas pertanyaan keenam adalah, "Apakah yang paling tajam di dunia ini?".

Murid-muridnya menjawab dengan serentak, pedang. Benar kata Imam al-Ghazali. Tapi yang paling tajam adalah "LIDAH MANUSIA". Karena melalui lidah, manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.

Marilah kita renungkan Enam Pertanyaan Imam al-Ghazali benarkah begitu ????
Read more

0 Belajar Hidup Dari Pohon Bambu


Suatu hari dalam kondisi yang putus asa seseorang memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya, bahkan berhenti dari hubungannya dengan sesama dan berhenti dari spiritualitasnya. Maka dia pergi ke hutan untuk bicara dengan Tuhan untuk yang terakhir kalinya. “Tuhan, berikan aku satu alasan untuk tidak berhenti” katanya.

Tuhan memberi jawaban yang mengejutkannya. “Lihat ke sekelilingmu”, kataNya. “Apakah engkau memperhatikan tanaman pakis dan bambu yang ada di hutan ini?” “Ya”, jawabnya.

Lalu Tuhan berkata, “Ketika pertama kali Aku menanam mereka, Aku menanam dan merawat benih-benih mereka dengan seksama. Aku beri mereka cahaya, Aku beri mereka air, dan pakis-pakis itu tumbuh dengan sangat cepat. Warna hijaunya yang menawan menutupi tanah, namun tidak ada yang terjadi dari benih bambu, tapi Aku tidak berhenti merawatnya.”

“Dalam tahun kedua, pakis-pakis itu tumbuh lebih cepat dan lebih banyak lagi. Namun, tetap tidak ada yang terjadi dari benih bambu, tetapi Aku tidak menyerah terhadapnya.”

“Dalam tahun ketiga tetap tidak ada yang tumbuh dari benih bambu itu tapi Aku tetap tidak menyerah. Begitu juga dengan tahun ke empat. ”

“Lalu pada tahun ke lima sebuah tunas yang kecil muncul dari dalam tanah. Bandingkan dengan pakis, yang kelihatan begitu kecil dan sepertinya tidak berarti. Namun enam bulan kemudian, bambu ini tumbuh dengan mencapai ketinggian lebih dari 100 kaki. Dia membutuhkan waktu lima tahun untuk menumbuhkan akar-akarnya. Akar-akar itu membuat dia kuat dan memberikan apa yang dia butuhkan untuk bertahan. Aku tidak akan memberikan ciptaanku tantangan yang tidak bisa mereka tangani.”

“Tahukah engkau anakKu, dari semua waktu pergumulanmu, sebenarnya engkau sedang menumbuhkan akar-akarmu? Aku tidak menyerah terhadap bambu itu, Aku juga tidak akan pernah menyerah terhadapmu”.

Tuhan berkata, “Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain. Bambu-bambu itu memiliki tujuan yang berbeda dibandingkan dengan pakis tapi keduanya tetap membuat hutan ini menjadi lebih indah.” “Saatmu akan tiba”, Tuhan mengatakan itu kepadanya. “Engkau akan tumbuh sangat tinggi.”

“Seberapa tinggi aku harus bertumbuh Tuhan?” tanyanya. “Sampai seberapa tinggi bambu-bambu itu dapat tumbuh?” Tuhan balik bertanya. “Setinggi yang mereka mampu?” dia bertanya.
“Ya.” jawabNya “Muliakan Aku dengan pertumbuhan mu, setinggi yang engkau dapat capai.”

Lalu dia pergi meninggalkan hutan itu, menyadari bahwa Tuhan tidak akan pernah menyerah terhadapnya dan Dia juga tidak akan pernah menyerah terhadap Anda.

Jadi hanyalah orang yang sabar dan mau mengikuti sebuah proses sajalah yang akan menemukan jati dirinya
Read more

0 Cerpen Motivasi Diri


Dibawah ini ada beberapa cerita atau perbincangan yang menurutku bisa untuk motivasi diri. Silahkan disimak ya......

  1. Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.
    Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.
    Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.
    Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.

  2. Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?
    Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.” Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.” Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi. Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .
    Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.

  3. Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”
    Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”
    Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.
    Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.

  4. Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”
    Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”
    Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja

  5. Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.
    Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.

  6. Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.
    Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja

  7. Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.
    Ibu menjawab: “Mengapa?
    Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.
    Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.


Bagaimana pendapat kamu, apakah kata - kata diatas juga bisa memberi semangat buat netter sekalian ??
Read more

Delete this element to display blogger navbar

 
© K4ng Thowil | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger
back to top